1-May
Setidaknya 40% biaya yang dikeluarkan industri jasa keuangan adalah hasil dari waste.* Kegiatan yang tidak memiliki nilai tambah seringkali tidak disadari keberadaannya karena sudah terbiasa dilakukan.

Lean banking adalah metode yang menerapkan prinsip-prinsip Lean pada industri perbankan dengan tujuan memberikan value lebih untuk customer dengan penggunaan resources yang lebih efisien. Pada masa sekarang, keadaan ekonomi tidak menentu karena banyaknya terpaan, salah satunya karena pandemi COVID-19. Hal ini mengakibatkan banyak usaha harus menerapkan efisiensi untuk bertahan, bahkan tidak sedikit yang tidak mampu bertahan.

Sayangnya, banyak perusahaan tidak menyadari bahwa dalam kesehariannya seringkali ada pemborosan yang dilakukan. Tools dari lean banking akan membantu bank Anda menyadari hal-hal ini dan mengambil action untuk mengatasinya. Jika implementasinya dilakukan dengan benar maka lean banking dapat membantu menurunkan biaya keseluruhan hingga 25-30%, meningkatkan efisiensi cycle time sebesar 30-60%, penurunan biaya sampai 20-30% dalam kurun waktu 12-18 bulan dan menjaga rasio efisiensi biaya, meningkatkan kontrol, dan kecepatan layanan serta kepuasan pelanggan.**

Menerapkan lean banking krusial bagi manajemen untuk mengidentifikasi service yang paling berharga untuk customer sehingga membantu menentukan titik yang paling membutuhkan improvement. Menerapkan lean culture juga berarti menerapkan budaya improvement pada pekerjaan setiap hari, sehingga meningkatkan awareness dan continuous improvement pada karyawan.

*Berdasarkan survey yang dilakukan PwC

**Berdasarkan survey yang dilakukan BCG

Leave a comment

Subscribe to Our Updates

Lean Banking Indonesia © 2021. All Rights Reserved.